Jumat, 23 November 2012

lagi-lagi KOPAS, kali ini kopas 
kali ini kulo KOPAS tentang javascript, itung-itung buat belajar n reverensi biar tambah mudeng, soale newbie + banget+bgt....


CSS Fallback untuk Manipulasi Bagian Komentar
Ini mengenai manipulasi bagian komentar Blogger yang pernah Saya tuliskan di sini dan di sini. Seperti yang kita tahu bahwa JavaScript memiliki satu keterbatasan karena setiap peramban memiliki akses untuk menonaktifkannya. Sehingga kita harap kita bisa memberikan semacam fallback atau sikap cadangan pada blog kita saat sesuatu yang tidak kita inginkan pada JavaScript terjadi. Di sini Saya sudah membuat kode CSS untuk fallback tampilan jika suatu saat JavaScript mengalami konflik atau dinonaktifkan oleh pembaca. Dengan cara ini maka meskipun JavaScript telah dinonaktifkan, atau mengalami konflik dengan JavaScript yang lain, tampilan manipulasi komentar Anda akan tetap tampak rapi:

#comments i[rel="code"] {
  font:normal 12px Monaco,Monospace !important;
  font-style:normal;
  color:blue;
}

#comments i[rel="pre"] {
  display:block;
  background-color:#333;
  font:normal 12px Monaco,Monospace !important;
  color:white;
  white-space:pre;
  word-wrap:normal !important;
  overflow:auto;
  padding:0.5em 1em;
  margin:10px 0px;    
}

#comments i[rel="image"],
a[href*="http://www.youtube.com/embed"] {
  display:block;
  margin:20px auto;
  width:120px;
  height:100px;
  border:2px solid black;
  position:relative;
  overflow:hidden;    
}

#comments i[rel="image"]:before,
a[href*="http://www.youtube.com/embed"]:before {
  content:"Please enable the JavaScript to see this image!";
  position:absolute;
  top:0px;
  right:0px;
  bottom:0px;
  left:0px;
  background-color:red;
  padding:10px;
  font:bold 12px Arial,Sans-Serif;
  color:white;
  text-decoration:none;      
}

a[href*="http://www.youtube.com/embed"]:before {
  content:"Please enable the JavaScript to see this video!";   
}

#comments b[rel="quote"] {
  font-weight:normal;
  display:block;
  background-color:pink;
  padding:10px 15px;
  margin:10px auto;    
}

#comments b[rel^="h"] {
  display:block;
  margin-bottom:10px;
}

#comments b[rel="h1"] {font-size:240%;}
#comments b[rel="h2"] {font-size:200%;}
#comments b[rel="h3"] {font-size:140%;}
#comments b[rel="h4"] {font-size:120%;}
#comments b[rel="h5"] {font-size:100%;}
#comments b[rel="h6"] {font-size:60%; }
Pada intinya adalah kita menggunakan CSS untuk mengubah semua tampilan elemen-elemen pemicu manipulasi agar "tampak"sebagai elemen-elemen yang akan menggantikannya nanti. Begitu saja. Bahkan jika Anda belum bisa menerapkan manipulasi komentar yang pernah Saya tuliskan itu, menggunakan teknik ini saja sebenarnya juga sudah cukup.

Kode di atas hanya sebagai contoh saja, karena yang harus menjadi perhatian utama Anda adalah selektornya. Untuk memastikan agar tampilan fallback tampak sama dengan tampilan default elemen 

 dan tag-tag yang akan menjadi pengganti lainnya, akan lebih baik jika Anda menuliskan selektor-selektor CSS3 tersebut di samping elemen yang dikehendaki JavaScript seperti ini:

pre, #comments i[rel="pre"] {
  /* tampilan default tag pre... */
}

blockquote, #comments b[rel="quote"] {
  /* tampilan default tag blockquote... */
}

h1, #comments b[rel="h1"] { /* tampilan default tag h1... */ }
h2, #comments b[rel="h2"] { /* tampilan default tag h2... */ }
h3, #comments b[rel="h3"] { /* tampilan default tag h3... */ }
h4, #comments b[rel="h4"] { /* tampilan default tag h4... */ }
h5, #comments b[rel="h5"] { /* tampilan default tag h5... */ }
h6, #comments b[rel="h6"] { /* tampilan default tag h6... */ }
Dan seterusnya... Saya harap Anda mengerti maksud Saya.

Saya menyadari ini saat Saya iseng mencoba menerjemahkan blog Saya ke bahasa Inggris menggunakan Google Translate dan ternyata sistem manipulasi komentar untuk mengubah tag  dan  menjadi tag lain pada blog Saya tidak bekerja. Tapi dengan ini semua bisa teratasi :)


artikel diatas saya ambil dari link :
http://hompimpaalaihumgambreng.blogspot.com/2012/04/css-fallback-untuk-manipulasi-bagian.html
 semoga bermanfaat ya......
"IKATLAH ILMU DENGAN MENULISNYA"

CARA MEMBUAT BOOTABLE ISO DENGAN POWERISO


alih-alih cari yang belum diketahui tekniknya, hmmm...
malem-malem dapet inspirasi...., nyari yang biasa bantu dengan gratis membuat bootable,
eh ketemu deh software yg bisa dimanfaatin. lumayan,,,,,  ayo kawan..., ,lets study together......

Malam sob, kembali lagi dengan tutorial yang ingin saya bagikan, dan sesuai janji saya di postingan INSTALL WINDOWS 7 PEMULA, .. nah.. kemaren kan ane bilang mau kasih tahu bagaimana cara membuat BOOTABLE ISO, atau bahasa lebih enaknya gini kali y..[ misal sobat DVD / CD INSTALLER WINDOWS or UBUNTU / LINUX.. ] tentu kalo kita lihat filenya sudah terpisah y.. ?nah bagaimana kita membuat 1 paket lagi agar bisa di burning ISO, y emang sih dengan COPY DVD/or CD bisa.. tapi kan kita pengen cadangan.. agar gak pececeran gitu sob.. hehehe.. yang jelas intinya kita membuat INSTALLER OS yang sudah di EXTRACT or di BURNING menjadi berextensi ISO lagi.  ada cara membuat FILE ISO, yakni dengan ISO agar BOOTABLE [ di BURNING jadi bisa di pakai isntall ] ada yang FILE ISO non BOOTABLE [ walawpun di burning, gak akan bisa jadi installer ], nah.. saya kasih yang MEMBUAT FILE ISO BOOTABLE.. siap..!!ok langsung ke TKP..

ada beberapa software yang mampu membuat bootable ISO, namun saya kasih cara termudah, yakni dengan POWERISO, dengan POWERISO, tinggal sekali klik PENAMBAHAN BOOT IMA,  OS INSTALLER bisa langsung jadi BOOTABLE. tanpa prosses banyak.. ok.. langsung dah..

alat TEMPUR
 ==>POWERISO
==>BOOT IMA

langkah tempurnya..
1. setelah install POWERISO, jalankan.. lalu pilih " ADD ", lihat gambar di bawah ini.


nah.. BROWSE OS dari DVD atau CD, atau kalo punya di hardisk gpp, lalu BLOCK SEMUA ISINYA, lalu " ADD ".. lihat tanda POJOK KIRI BAWAH, ada tulisan NON-NOOTABLE IMAGE

2. nah kalo sudah masuk semua.. ke POWERISO,
kita pilih " ACTIONS=> BOOT==> ADD BOOT INFORMATION". tampilan seperti gambar di bawah ini.


3. kalo sudah, lalu sobat BROWSE BOOT IMA yang sudah di download tadi, lalu OK


4. nah,, seketika TULISAn NON-BOOTABLE IMAGE nya berubah menjadi BOOTABLE IMAGE

5. lalu sobat SAVE, dan pada pilihan simpan sebagai , ganti dengan format " STANDART ISO IMAGES". terus nama SAVE nya simpan sesuai SELERA SOBAT..


6. dan prosses penyimpanan sedang berjalan, tunggu sampai selesai..

7. setelah selesai, sobat bisa simpan BOOTABLE ISO tadi , untuk suatu saat di pakai buat DI BURNING lagi.. mudah kan..

catetan ini kulo gawe menurut penelusuran di bapake google , ng link : http://www.kuyhaa-android19.com/2012/05/cara-membuat-bootable-iso-poweriso.html

mugi manfaat nggeh.....rencang-rencang.....
sumonggo di cubi ben luwih ceta..... :) :>

Selasa, 13 November 2012

CLUSTERING K-MEANS

Malam ini sepi banget.., coba-coba cari referensi biar tambah mudeng ma take home yng sedang di kerjain. yaitu clustering k-mean utk menentukan peringkat kelas,... eh ni da sedikit pencerahan,,...
clustering sendiri bermakna pengelompokan, nah artinya data itu di kelompokkan agar mudah dicerna, ..
ni q dapet pseudo code K-Means dari "http://reo06.wordpress.com/2012/01/07/k-means-clustering/".
untuk awalnya :
1. kita harus menentukan yang namanya jumlah k sebagai jumlah CLUSTER yang ingin dibentuk
codenya seperti ini nih, :

2. kita tentukan centroid secara random
code :

3.selanjutnya menghitung jarak data ke centroid dan pilih yang terdekat
code :


4. dan yang ke-empat yaitu : ubah posisi centroid dengan cara menghitung nilai rata-rata jarak data yang memilih centroid yang sama.
code :



terimakasih untuk perhatiannya , sharingnya dilanjutkan kpan-kpan lagi,. sekarang mw bobok dulu...., hoaaaaaaaaammmmm.........., ngantuk.... daaaaaaaaaaaaahhhhhhhh..... muach-muach...... salam kenal teman....















Selasa, 11 September 2012

internetan pakai telkomsel


Contoh sederhana naskah “panyandra”

Pada prinsipnya kami sampaikan lagi bahwa “panyandra” sama dengan melaporkan kejadian yang sedang kita saksika / laporan pandangan mata/melukiskan peristiwa yang sedang kita saksikan.Contoh Panyandra 


Contoh sederhana naskah “panyandra”
(temanten tumuju wonten ing sasana panti pahargyan)
Paripurna titilaksana lampahing upacara adat widi lan widana wonten ing sak ngajenging panti pahargyan,nalika samana kawistara sri atmaja pinangantyan sarimbit sampun sinengemban sindur dening ingkan rama,pasemone yekti daup iro wus tinuntun dening reh kautaman,mugya samangke datan nalisir saking anger ungering kautaman.
Kawistara sri atmaja pinagantyan sampun lumaksana kanthi kekantenan asta bebasan datan genggang sarekma pinarasasra.Sembada ing driya,tan mingkuh salwiring kewuh,yen yo tamtama sumbaga wiratama,prawira jayeng palugon,tatag tangguh tanggon sarta kebaking raos tanggung jawab.
Lumaksana tumuju wonten pernahe dampar rinengga,dampar ingkang mligi cinawesake kinarya lenggahing sang mustikaning gati wiwaha.Pepaesaning sasana rinengga kawistara edi sakalangkung peni,hangagem puspita rinonce arum kongas gandane endah yen to dinulu,mugya kanthi endah sulistiyaning warna mahanana dhumateng luhuring budyatama.
Lumaksana kanthi kekantenan asta,atut runtuting wirama gangsa.Awit wantering puja puji pangastuti saking ngarsanipun para rawuh ingkang minulya,samanke sri atmaja pinangantyan sarimbit kawistara sampun lenggah hangana raras pida kumajaya kumaratih,samangke sri atmaja pinagantyan sarimbit siyaga netebi tumapaking adicara saklajengipun.
Nuwun…………nuwun……………Maturnuwun

TUGAS I BU TITIS_Perbedaan Jarkom dengan Sistem Terdistribusi


Jaringan Komputer merupakan kumpulan komputer yang dapat berkomunikasi satu sama lain, menggunakan peralatan yang dapat diakses secara bersama-sama dan dapat berhubungan dengan komputer induk lain dalam jarak yang berjauhan.
Distributed System (Sistem terdistribusi) merupakan kumpulan komputer autonom yang dihubungkan oleh jaringan dengan software yang dirancang untuk menghasilkan fasilitas komputasi terintegrasi.
Setelah mengetahui pengertian dari keduanya kita dapat melihat persamaan dari keduanya. Persamaan keduanya adalah sekumpulan komputer yang saling terhubung dan sama-sama dapat mengakses sesuatu secara bersama-sama.
Tetapi keduanya memiliki banyak perbedaan yaitu:
  1. Jarkom menghubungkan beberapa komputer untuk melakukan sharingsaja dan setiap komputer menjalankan pekerjaannya masing-masing. DS menghubungkan beberapa komputer untuk menciptakan suatu sistem yang menciptakan tujuan/keluaran yang sama.
  2. Jarkom: komputer otonom yang secara eksplisit terlihat (secara eksplisit teralamati). DS: keberadaan beberapa komputer otonom bersifat transparan (secara fisik kita tidak dapat melihat sistem sedang bekerja dimana).
  3. Jarkom termasuk kedalam DS, karena DS menghubungkan beberapa komputer (network) untuk melakukan/mengakses pekerjaan tetapi DS membuatnya seolah-olah hanya terdiri dari satu komputer/sistem.
  4. Pada Jarkom user secara explisit (nyata) harus “login” pada server, kalau ingin memanfaatkan resource yang dimiliki oleh server. Secara explisit menyampaikan tugasnya dari jauh, secara explisit memindahkan file-file, namun secara umum menangani sendiri seluruh manajemen jaringan. Sedangkan pada DS User tidak perlu melakukan pekerjaan secara explisit, karena semua proses dan manajemen dilakukan/ ditangani secara otomatis oleh sistem tanpa diketahui user. Meskipun secara umum seorang user pada tiap terminal juga harus login untuk bisa memanfaatkan resource host.
  5. Perbedaan utama antara jaringan komputer dan sistem terdistribusi lebih terletak pada perangkat lunaknya (khususnya sistem operasi) bukan pada perangkat kerasnya, karena perangkat lunaklah yang menentukan tingkat keterpaduan dan transparansi jaringan yang bersangkutan.

Rabu, 29 Agustus 2012

DOWNLOAD IDM (INTERNET DOWNLOAD MANAGER)

pagi yg cerah secerah hatimu...
:)
IDM itu kan internet download manager nih q ada saran link2 yng bisa di pakai nge downlod IDM itu:
2. dan yg ini biar kita bisa mendapatkan kode lisensi bila masa tenggang IDM telah habis...,

"coba aj, kita tak tau hasilnya jika tidak mau mencoba"